WHO AM I?

with LoVe

Senin, 06 Februari 2012

ini cerita pahit

ini hari keempat dya cuekin aku.setelah sebelumnya banyak hal terjadi dalam hubungan kita.hal yang sangat mengganjal fikiranku, dan membuatku bertanya-tanya dalam hati, "ada apa ini? "kenapa harus seperti ini? ".
andai saja aku buka tipikal orang yang mudah kefikiran, mungkin aku gak akan tersiksa dengan apa yg sedang terjadisaat ini. tapi apa mau di kata, smua ini sangat mengganggu fikiranku.
sepulangnya aku dari sana (rumah dya) beberapa hari kita ga teleponan, ntah kenapa, aku sibuk sendiri dyapun sibuk sendiri. sampe beberapa hari berlalu, ada suatu hal yang mengejutkan. aku melihat foto orang yg selama ini aku cemburui sedang berada disana (di kota tempat dya berada). aku kaget setengah mati, karena dya gak ngasih tau. setelah aku tanya sama dya, syukur ternyata dya gak ketemu sama cewek itu. yah percaya gak percaya. smua apa yg dya katakan aku coba tuk percaya.
waktupun berlalu, semakin hari dya semakin berubah. aku rasa dya menjauhiku perlahan, ntah apa sebabnya, akupun gak tau salah aku apa. alasan dya karena sedang ada masalah di kantornya, dan aku harus mengerti itu. perasaanku campur aduk, antara sedih, kangen dan kecewa, knp saat dya ada masalah dya harus lupakan aku. apa aku gak berguna buat dya? apa aku gak bisa buat dya tenang dengan menghadapi masalahnya? dya lebih memilih menjauh dan aku harus diam.
awalnya aku gak terima, kebingungan melandaku saat itu, aku emosi, aku kecewa, dan aku sakit hati. kecurigaanpun akhirnya timbul. ada apa ini? kenapa dya tiba2 berubah ? rasanya aku capek berfikir dan menebak-nebak sendiri knp dya seperti itu. karena penjelasan dya ga bikin aku mengerti. keadaan ini mau tidak mau harus aku terima. oke aku diam. satu dua hari aku gak bisa berhenti menangis, aku tersiksa dengan keadaan ini. sampe akhirnya aku putusin tuk berusaha melepas cintaku buat dya.
sedikit demi sedikit aku belajar mengendalikan perasaanku . aku berusaha untuk tidak menginga dya dan masalah ini. aku cari kegiatan yg bisa bikin aku sibuk dan ga ada waktu sdikitpun tuk mengingat dya.aku introspeksi diri, barangkali kesalahan ada di diri aku.
akhirnya sedikit  demi sedikit aku bisa melupakan masalah ini. aku mulai semangat lagi jalani hari-hariku. aku pasrah, walau tanpa dya walau tanpa siapapun.
aku tidak mau menyalahkan siapapun, aku tidak mau menyalahkan dya. biarlah dya dengan pemikirannya dan aku yg merasa telah di sia-siakan, akan ku tunjukkan bahwa aku pantas tuk di cintai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar